Skip to main content

Posts

Lentera Hati #8 Ada Waktunya (1)

 ADA WAKTUNYA (1) Edisi Jodoh Semua hal di dunia ini sudah diatur Allah Swt. sesuai dengan porsi dan takarannya masing-masing. Kapan waktu dikasihnya pun sudah dicatat detail sama Allah Swt. jadi, kalau memang belum saatnya dikasih tidak akan dikasih sama Allah Swt. Setiap masa ada orangnya dan setiap orang ada masanya . Kehilangan itu pasti ada dan akan terjadi dunia ini. Namun, seiring berjalannya masa, kita akan merasa lelah dengan urusan dunia. Ada saatnya kita merasakan titik jenuh. Misal,   “Hari-hari berangkat ke kampus, sampai sore di kampus terus pulang, besoknya diulang lagi”.  Jika sudah sampai merasakan kejenuhan itu, tandanya kita sudah memahami bahwasanya dunia itu melalaikan dan semuanya nanti akan dimintai pertanggungjawabannya.  Sering kita dengar,  “ Sabar yaa pasti ada waktunya. ”  Kalau ngga sabar, kita mau apa lagi? Selain,  "Nunggu waktunya dengan sabar , karena nantinya akan merasakan sesuatu indah pada waktunya ."   Dipute...

Lentera Hati #7 Forgiveness

 FORGIVENESS Balas Sakit Hatimu dengan Memaafkannya Sudahkah hatimu merasa tenang dan damai? Atau kamu masih terjebak dalam pusaran sakit hati yang tak kunjung usai? Ada banyak kasus dimana suatu penyakit disebabkan oleh emosi atau luka batin yang belum sembuh. Seseorang bisa terkena suatu penyakit karena dia ngga ridho dengan semua yang dihadapi, ngga ridho dengan Allah Swt, dan belum memaafkan orang lain. Padahal, perlu kita ketahui bahwasanya akhlak meminta maaf dan memaafkan sejatinya berasal dari akhlaknya Nabi Muhammad Saw. Allah memberi keutamaan bagi orang yang memaafkan. Kalau kita ngga gengsi, ngga sombong, dan mau memaafkan, kita akan mendapatkan ampunan-Nya. Allah men- delete dosa seseorang itu gampang banget, masa kita malah gengsi ngga jelas untuk memaafkan seseorang. Mempertahankan ego diri sendiri itu untuk apa gunanya? 😇 Kita diperintahkan Allah untuk menjadi hamba-Nya yang mudah memaafkan, seperti firman Allah dalam QS Al-A'raf ayat 199, “ Jadilah pemaaf dan suru...

Lentera Hati #6 Apa Kabar Salatmu?

APA KABAR... SALATMU? استاذه لبنى (  ٢٠٢٤\١٠\١٨  ) "Dinukil dari kitab Faidul Mukhtaroh ( الفوائد المختارة ) bab Salat"      Salat (ٱلصَّلَاة)  ialah ibarat 'tali penghubung' seorang hamba dengan Allah Swt. Apabila dia ngga salat sama sekali , maka tali tersebut terputus. Apabila salatnya bagus , bagus pula tali penghubung dia dengan Allah Swt. Namun, apabila salatnya buruk , dikerjakan dengan males, dlsb, maka buruk pula tali penghubung antara dia dengan Allah Swt.      Jangan pernah sekalipun menganggap remeh salat!  Jika kehidupanmu berantakan dan bingung darimana memperbaikinya.   Mulailah dari salatmu        Awalnya sholat di akhir waktu, di-qodho, males-malesan, sampai ninggalain salat, mulailah pelan-pelan dari memaksa  dirimu salat tepat waktu, salat di awal waktu. Begitu adzan, meluncur bergegas salat.       Jangan sampai meremehkan salat dalam keadaan apapun. Kalau udah waktunya...

Lentera Hati #5 Menata Waktu

MENATA.... WAKTU Nilai waktu       Banyak di antara kita, mungkin kita salah satu di antaranya, ngga sadar bahwa kekayaan terbesar setelah iman dan islam adalah waktu. Waktu setiap orang tidak sama, masing-masing diberi limit oleh Allah Swt. dan tidak ada yang tau berapa jatah waktu yang  dimiliki. Ada yang waktunya hanya berapa detik lahir di dunia meninggal, ada yang beberapa jam, ada yang beratus ratus tahun seperti Nabi Nuh AS.  Alhamdulillah, kita harus bersyukur sama Allah Swt., ada  early warning , rambu-rambu yang diberitakan langsung oleh Nabi Muhammad ﷺ.  عن أبي هريرة رضي الله تعالى عنه قال قال رسول الله صلى الله عليه وسلم أعمار أمتي ما بين الستين إلى السبعين وأقلهم من يجوز ذلك رواه الترمذي Maknanya, umur umatnya Nabi Muhammad ﷺ di antara 60-70 tahun, dalam arti lain rata-rata umur umatnya dari zaman Nabi ﷺ sampai hari kiamat nanti adalah 60-70 tahun .  Bahkan Nabi ﷺ juga pernah memberikan  danger warning . ...

Lentera Hati #4 Obat Jiwamu

  OBAT... Jiwamu (٢٠٢٤/ ٨ /١٧)  أستاذة  ساره                   Pernah ngga, memberikan pendapat ke teman kita tapi dia menolak halus? Sakit ngga sih rasanya huhu. Zaman dulu,  Rasulallah ﷺ juga pernah ditolak  dakwahnya secara terang-terangan oleh pamannya sendiri.  Nabi  ﷺ  pulang dengan harapan yang kosong, disambut oleh istrinya yang sholehah, yaitu Sayyidah Khadijah.  Fitrah, hakikat perempuan adalah memberikan ketenangan.  Sayidah Khadijah di situ memberikan ketenangan kepada  Rasulallah ﷺ.    Rasulallah ﷺ walaupun memaafkan, tetapi masih mempunyai perasaan.  Rasulallah ﷺ  sedih, sedih dari segi batin. Memikirkan b agaimana mereka nanti mempertanggungjawabkan perilakunya di akhirat kelak . Beda ya sama kita, beberapa di antara kita k alau disakiti orang, kita berharap orang itu mendapatkan musibah dan seneng kalau dia menderita . Bener ngga? 😹 ?? ...