Skip to main content

Lentera Hati #4 Obat Jiwamu

 

OBAT...

Jiwamu

(٢٠٢٤/ ٨ /١٧) أستاذة ساره    

       

    Pernah ngga, memberikan pendapat ke teman kita tapi dia menolak halus? Sakit ngga sih rasanya huhu. Zaman dulu, Rasulallah ﷺ juga pernah ditolak dakwahnya secara terang-terangan oleh pamannya sendiri. Nabi ﷺ pulang dengan harapan yang kosong, disambut oleh istrinya yang sholehah, yaitu Sayyidah Khadijah. Fitrah, hakikat perempuan adalah memberikan ketenangan. Sayidah Khadijah di situ memberikan ketenangan kepada Rasulallah ﷺ.

  Rasulallah ﷺ walaupun memaafkan, tetapi masih mempunyai perasaan. Rasulallah ﷺ sedih, sedih dari segi batin. Memikirkan bagaimana mereka nanti mempertanggungjawabkan perilakunya di akhirat kelak. Beda ya sama kita, beberapa di antara kita kalau disakiti orang, kita berharap orang itu mendapatkan musibah dan seneng kalau dia menderita. Bener ngga? 😹


?? Kalau lelah batin gimana sih cara ngobatinnya ??

Let's check it out 👇👇👇

        Jasad (badan) kita berasal dari bumi, jadi kalau kita sakit obatnya ada di atas bumi. Lelah badan, lelah fisik obatnya ada di bumi. Sakit kepala, sakit magh, tipes obatnya bisa dicari di bumi . Namun, lelah batin itu obatnya ngga ada di bumi melainkan obatnya ada di langit. Apa itu? Dzikrullah. Semua yang mengingatkan kita kepada Allah Swt. disebut dzikir. Bakal panjang kalau membahas spesifik dzikir (soon insyaallah...). Tidak harus duduk di atas sajadah pakai tasbih. Kita inget kebesaran Allah Swt. men-tadaburri keindahan alam-Nya, pas hati lagi bermasalah, ruh lagi bermasalah juga disebut dzikir.

        Kalau kita lagi capek, berusaha lah melapangkan dada (hati) untuk menerima semua yang telah terjadi. Berat? Memang. Namun, ingatlah bahwasanya daun yang bergoyang di muka bumi tidak akan pernah bergerak kecuali mendapatkan izin daripada Allah Swt. Air hujan yang membasahi bumi juga Allah Swt. buat supaya jatuhnya rintik-rintik tidak menyakiti siapapun bukan?. Apalagi detail-detail kehidupanmu, pasti sudah Allah Swt. atur yang terbaik menurut ketetapan-Nya 😊

Disebutkan syair dalam kitab  الدرالمنظم لذوي العقول والفهوم

الذى لغير ك لا يصل اليك
Alladzi li ghoirik la yassir ilaik
Sesuatu yang memang bukan ditakdirkan untukmu, tidak akan pernah sampai pada dirimu 

والذي قسم لك حا صل لديك
Walladzi kusimlak hashil ladaik
Dan sesuatu yang memang sudah ditulis, ditakdirkan, ditentukan untukmu pasti akan hasil (mendapatkan hasilnya), akan didapat di tanganmu, akan kamu gapai walaupun ada di ujung dunia sekalipun

لايكثر همك
La yaktsiru hammuk
Janganlah kamu bersedih, galau, gundah gulana, karena semua yang terjadi sudah Allah takdirkan


Ketika seseorang menyerahkan kapada Allah, dia tidak akan kecewa  😊
Lantas kita sedih kecewa kenapa?
Karena ngerasa PD bahwa planning kita bakal berhasil di tangan kita sendiri. Lupa bahwasannya semua ada di tangan (atas kehendak) Allah Swt.


Allah المدبر  (Al-Mudabbir)

        Allah Swt. yang menentukan, yang memberikan 'jawaban' iya atau tidak terhadap perencanaan kita. Sehingga kita JANGAN merasa PD dalam planning, mimpi, dan hayalan kita. Hati-hati! Kita punya Allah Swt. yang bisa membalikkan sesuatu dengan sangat mudah. Di sini kita harus berusaha melapangkan hati kita selapang-lapangnya karena kita sendiri yang menyempitkan dada dan hati, merasa yang paling banyak masalah di dunia ini.


يٰۤاَيُّهَا الۡمُزَّمِّلُۙ‏ 
"Wahai orang yang berselimut (Muhammad)!"

        Ayat itu diturunkan ketika Rasulallah ﷺ merasakan kelelahan dzahir batin yang luar biasa. Di QS Al-Muzzammil dengan jelas Allah Swt. perintahkan untuk Bangunlah di malam hari, walaupun cuma sebentar aja. Ngapain sih? Kita perlu tidur untuk menghilangkan lelah jasad (lelah fisik). Di sisi lain kita juga perlu dzikrullah, melapangkan hati, curhat di tengah malam. Ingatlah dengan nama Allah Swt. dan tenggelamlah kamu dengan ibadah di malam hari. Sesungguhnya di malam hari itu ada energi yang luar biasa untuk mengobati lelah batinmu.

Usahakan hati kita lebih besar dari masalah. Ikhtiar ada, tawakkal (usahanya) ada, tapi.. jangan terlalu PD bisa melakukan semuanya tanpa Allah Swt. 
Kuatkan diri bangun malam hari, karena 

Jika tangan manusia mampu menutupi luka di kulit manusia, Allah Swt. bisa menyembuhkan dzahir batin sekaligus

Wallahu a'lam bishowab


Comments

Popular posts from this blog

Social Media and Human Behaviour

  Social Media and Human Behaviour "Eksperimen  Tone Story " Rasa penasaran pada suatu teori membuatku mencoba menganalisis dengan semacam eksperimen sederhana. Memainkan ' Tone  Story ’ yang pernah kubuat berbulan-bulan terakhir. Mulai dari  tone  sedih,  happy, reminder , isu² khilafiyyah pada perkara furu'iyah, atau pencapaian (meskipun seringnya aku hapus lagi). Kebetulan bahan  story -nya ada dan mendukung, jadi aku lanjutin aja deh. Fokusnya di sini aku cuma ingin mempelajari 'respon' orang-orang. Sama sekali bukan ranah 'kuantitas'  viewers story -nya, yang sering dibilang kalau orang liat  story  di  skip ².  So, please read until the end before you judge  👼 Ketika posting yang  happy-happy, daily life aesthetic,  atau cuma  quotes reminder  yang bagus dikit, kebanyakan mentok di  reaction love.  Begitu masuk ke  tone  sedih sama pencapaian responnya benar-benar ' distinc...

Lentera Hati #8 Ada Waktunya (1)

 ADA WAKTUNYA (1) Edisi Jodoh Semua hal di dunia ini sudah diatur Allah Swt. sesuai dengan porsi dan takarannya masing-masing. Kapan waktu dikasihnya pun sudah dicatat detail sama Allah Swt. jadi, kalau memang belum saatnya dikasih tidak akan dikasih sama Allah Swt. Setiap masa ada orangnya dan setiap orang ada masanya . Kehilangan itu pasti ada dan akan terjadi dunia ini. Namun, seiring berjalannya masa, kita akan merasa lelah dengan urusan dunia. Ada saatnya kita merasakan titik jenuh. Misal,   “Hari-hari berangkat ke kampus, sampai sore di kampus terus pulang, besoknya diulang lagi”.  Jika sudah sampai merasakan kejenuhan itu, tandanya kita sudah memahami bahwasanya dunia itu melalaikan dan semuanya nanti akan dimintai pertanggungjawabannya.  Sering kita dengar,  “ Sabar yaa pasti ada waktunya. ”  Kalau ngga sabar, kita mau apa lagi? Selain,  "Nunggu waktunya dengan sabar , karena nantinya akan merasakan sesuatu indah pada waktunya ."   Dipute...

Lentera Hati #3 (Yaa Rasulallah...)

  YAA RASULALLAH... Terimalah Kami Umatmu (٢٠٢٤/ ٩ /١ ٨ ) أستاذة زبيدة Alhamdulillah... Kita bersyukur kepada Allah Swt. karena telah menjadikan kita sebagian dari umatnya Rasulallah ﷺ dan kita wajib 'membayar' hal tersebut dengan cara mencintai Nabi ﷺ.  Cinta kepada Nabi ﷺ itu yang bener bagaimana sih? Apakah dengan mengatakan, "Wahai Rasulallah ( ﷺ ) aku cinta sama Engkau"  Tapi kita ngga mengamalkan sunnah, ngga mengamalkan apa-apa yang dilakukan Nabi ﷺ. Apakah itu termasuk cinta kepada Nabi ﷺ? Bukan! Cinta itu ketika menghadirkan Nabi ﷺ dalam setiap langkah kita, menghidupkan sunnah-sunnah Nabi ﷺ, bersemangat menghadiri majelis ilmu. Cinta itu memiliki kaitan dengan keimanan, الـحُبُّ هُوَ الإِيمَانُ Kalau kita beriman, maka kita harus cinta dan kalau kita cinta berarti kita harus beriman pada  Nabi ﷺ. ==============================================================