Social Media and Human Behaviour "Eksperimen Tone Story " Rasa penasaran pada suatu teori membuatku mencoba menganalisis dengan semacam eksperimen sederhana. Memainkan ' Tone Story ’ yang pernah kubuat berbulan-bulan terakhir. Mulai dari tone sedih, happy, reminder , isu² khilafiyyah pada perkara furu'iyah, atau pencapaian (meskipun seringnya aku hapus lagi). Kebetulan bahan story -nya ada dan mendukung, jadi aku lanjutin aja deh. Fokusnya di sini aku cuma ingin mempelajari 'respon' orang-orang. Sama sekali bukan ranah 'kuantitas' viewers story -nya, yang sering dibilang kalau orang liat story di skip ². So, please read until the end before you judge 👼 Ketika posting yang happy-happy, daily life aesthetic, atau cuma quotes reminder yang bagus dikit, kebanyakan mentok di reaction love. Begitu masuk ke tone sedih sama pencapaian responnya benar-benar ' distinc...
ADA WAKTUNYA (1) Edisi Jodoh Semua hal di dunia ini sudah diatur Allah Swt. sesuai dengan porsi dan takarannya masing-masing. Kapan waktu dikasihnya pun sudah dicatat detail sama Allah Swt. jadi, kalau memang belum saatnya dikasih tidak akan dikasih sama Allah Swt. Setiap masa ada orangnya dan setiap orang ada masanya . Kehilangan itu pasti ada dan akan terjadi dunia ini. Namun, seiring berjalannya masa, kita akan merasa lelah dengan urusan dunia. Ada saatnya kita merasakan titik jenuh. Misal, “Hari-hari berangkat ke kampus, sampai sore di kampus terus pulang, besoknya diulang lagi”. Jika sudah sampai merasakan kejenuhan itu, tandanya kita sudah memahami bahwasanya dunia itu melalaikan dan semuanya nanti akan dimintai pertanggungjawabannya. Sering kita dengar, “ Sabar yaa pasti ada waktunya. ” Kalau ngga sabar, kita mau apa lagi? Selain, "Nunggu waktunya dengan sabar , karena nantinya akan merasakan sesuatu indah pada waktunya ." Dipute...