Skip to main content

Posts

Lentera Hati #4 Obat Jiwamu

  OBAT... Jiwamu (٢٠٢٤/ ٨ /١٧)  أستاذة  ساره                   Pernah ngga, memberikan pendapat ke teman kita tapi dia menolak halus? Sakit ngga sih rasanya huhu. Zaman dulu,  Rasulallah ﷺ juga pernah ditolak  dakwahnya secara terang-terangan oleh pamannya sendiri.  Nabi  ﷺ  pulang dengan harapan yang kosong, disambut oleh istrinya yang sholehah, yaitu Sayyidah Khadijah.  Fitrah, hakikat perempuan adalah memberikan ketenangan.  Sayidah Khadijah di situ memberikan ketenangan kepada  Rasulallah ﷺ.    Rasulallah ﷺ walaupun memaafkan, tetapi masih mempunyai perasaan.  Rasulallah ﷺ  sedih, sedih dari segi batin. Memikirkan b agaimana mereka nanti mempertanggungjawabkan perilakunya di akhirat kelak . Beda ya sama kita, beberapa di antara kita k alau disakiti orang, kita berharap orang itu mendapatkan musibah dan seneng kalau dia menderita . Bener ngga? 😹 ?? ...

JOURNEY #4 SEFRUIT CERITA

 

Lentera Hati #3 (Yaa Rasulallah...)

  YAA RASULALLAH... Terimalah Kami Umatmu (٢٠٢٤/ ٩ /١ ٨ ) أستاذة زبيدة Alhamdulillah... Kita bersyukur kepada Allah Swt. karena telah menjadikan kita sebagian dari umatnya Rasulallah ﷺ dan kita wajib 'membayar' hal tersebut dengan cara mencintai Nabi ﷺ.  Cinta kepada Nabi ﷺ itu yang bener bagaimana sih? Apakah dengan mengatakan, "Wahai Rasulallah ( ﷺ ) aku cinta sama Engkau"  Tapi kita ngga mengamalkan sunnah, ngga mengamalkan apa-apa yang dilakukan Nabi ﷺ. Apakah itu termasuk cinta kepada Nabi ﷺ? Bukan! Cinta itu ketika menghadirkan Nabi ﷺ dalam setiap langkah kita, menghidupkan sunnah-sunnah Nabi ﷺ, bersemangat menghadiri majelis ilmu. Cinta itu memiliki kaitan dengan keimanan, الـحُبُّ هُوَ الإِيمَانُ Kalau kita beriman, maka kita harus cinta dan kalau kita cinta berarti kita harus beriman pada  Nabi ﷺ. ==============================================================

(-) and (+)

 

Lentera Hati #2 (Bisakah...?)

BISAKAH Bangkit dari Keterpurukan? (٢٠٢٤/ ٨ /١٧) أستاذة نبيلة           Miniatur kehidupan kita pernah dilalui oleh Rasulallah ﷺ supaya kita bisa mengatasi masalah-masalah kehidupan. Perasaan kita saat ini sudah pernah dirasakan oleh Rasulallah ﷺ sebelumnya. Kalau kita pernah merasa hidup kita susah, sempit, gelisah, sedih, sakit, bahagia, Rasulallah ﷺ pernah mengalami semua itu. Rasulallah ﷺ paham perasaanmu, karena beliau ﷺ pernah merasakannya.         Ada satu peristiwa dimana wahyu tidak turun dalam waktu cukup lama. Sampai Rasulallah ﷺ bolak balik naik turun bukit. Kondisi tersebut dilihat oleh kafir Quraisy dan mereka mengatakan perkataan yang menambah kegundahan dan kesedihan hati Rasulallah ﷺ, ada salah satu dari kafir quraisy yang menyeletuk, inti perkataannya mencemooh “ Lihatlah Muhammad, dia sudah gila ”. Kalau kita pernah dituduh ngga bener sama seseorang, Nabi ﷺ pun juga pernah merasakan di posisi seperti itu. Tetapi, ...

Lentera Hati #1 (Menjaga Adab-Adab Rasulullah ﷺ)

 

Journey #3

GARIS TAKDIR

JOURNEY #2

 JIKA

Dear You

 Dear You, Someone . .  Who is already written in Lauhul Mahfudz, Who is destined to be my lifelong worship partner. Whoever you are, wherever you may be,  Whether we've met or will meet, I hope you always strive to obey Allah,  Adhering to Islamic laws in this age. Will I meet you or death first? I do not know. Here, I am certain that: If Allah wills us together, we will meet at the perfect time. In dunya,  When I am done with myself and you have done the same with yourself, Or in Akhirah. Allah knows best, insyaallah.

Journey #1

EID AL-FITR